Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul adanya potensi cuaca ekstrem di sebagian besar wilayah Indonesia. Berdasarkan data terbaru, hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat diprediksi akan mengguyur sejumlah titik pada periode 21 hingga 23 Februari 2026.
Fenomena ini dipicu oleh dinamika atmosfer yang meningkatkan pertumbuhan awan hujan secara signifikan di berbagai wilayah nusantara.BMKG membagi peringatan ini ke dalam dua kategori berdasarkan tingkat intensitas curah hujan yang diprediksi akan terjadi:
Wilayah-wilayah berikut perlu mengantisipasi adanya genangan dan penurunan jarak pandang:
Sumatera: Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung.
Jawa & Kalimantan: DIY, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan.
Sulawesi & Timur: Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua, dan Papua Selatan.
Wilayah di bawah ini masuk dalam kategori siaga karena potensi curah hujan yang sangat tinggi:
Barat & Tengah: Kepulauan Riau, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah.
Kepulauan Nusa Tenggara: Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sulawesi & Papua: Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan.
Mengingat intensitas hujan yang tinggi dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang, berikut langkah antisipasi yang bisa Anda lakukan:
Pantau Saluran Drainase: Pastikan saluran air di sekitar tempat tinggal tidak tersumbat sampah.
Hindari Berteduh di Bawah Pohon/Reklame: Saat hujan disertai angin kencang, carilah bangunan yang kokoh.
Cek Kendaraan: Pastikan wiper, lampu, dan sistem pengereman kendaraan berfungsi optimal jika harus bepergian.
Update Informasi: Selalu pantau aplikasi InfoBMKG atau akun media sosial resmi BMKG untuk perubahan cuaca terkini secara real-time.
Bagi warga di daerah lereng perbukitan dan bantaran sungai, harap lebih waspada terhadap potensi pergerakan tanah dan kenaikan debit air yang tiba-tiba.