Beranda Nasional Menkomdigi Sidak Kantor Meta: Meutya Hafid Beri Peringatan Keras Terkait Judi Online

Menkomdigi Sidak Kantor Meta: Meutya Hafid Beri Peringatan Keras Terkait Judi Online

Menkomdigi Sidak Kantor Meta: Meutya Hafid Beri Peringatan Keras Terkait Judi Online

Dermayu Post – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kantor pusat Meta perwakilan Indonesia. Langkah tegas ini diambil sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam memberantas peredaran konten negatif, terutama judi online yang kian meresahkan di platform media sosial.

Dalam kunjungan tersebut, Menkomdigi menekankan bahwa perusahaan teknologi global memiliki tanggung jawab moral dan hukum yang besar terhadap keamanan ruang digital di Indonesia.

Meutya Hafid tidak memberikan ruang kompromi terkait lambatnya penanganan konten judi online yang sering kali “kucing-kucingan” dengan sistem moderasi platform.

Beberapa poin utama yang disampaikan dalam peringatan tersebut meliputi:

• Responsivitas Moderasi: Meta diminta untuk lebih cepat dalam menindaklanjutan laporan dari pemerintah terkait akun atau iklan judi online.

• Optimalisasi Algoritma: Menkomdigi mendesak Meta untuk memperbaiki sistem AI mereka agar mampu mendeteksi konten judi secara proaktif sebelum viral atau memakan korban.

• Sanksi Tegas: Pemerintah tidak segan-segan menjatuhkan sanksi administratif hingga denda yang lebih berat jika platform tetap membiarkan konten ilegal beredar luas.

“Kami tidak ingin melihat ada pembiaran. Ruang digital kita harus bersih dari praktik ilegal yang merusak ekonomi dan mental masyarakat. Meta sebagai pemain besar harus menunjukkan komitmen nyata, bukan sekadar janji teknis,” tegas Meutya Hafid di sela-sela sidak.

Sidak ini menandai babak baru hubungan pemerintah dengan raksasa teknologi (Big Tech). Kemkomdigi kini lebih fokus pada hasil nyata di lapangan daripada sekadar komunikasi formal. Meutya juga menyoroti bagaimana iklan judi online sering kali menyamar (cloaking) dalam bentuk konten hiburan yang menyasar anak muda.

Data Penanganan Konten (Update 2026): Pemerintah mencatat bahwa sebagian besar trafik judi online masih bersumber dari platform sosial media di bawah naungan Meta (Facebook dan Instagram). Oleh karena itu, sinkronisasi data antara pemerintah dan platform menjadi kunci utama.

Pihak Meta Indonesia menyatakan akan meninjau kembali kebijakan moderasi mereka dan memperkuat tim peninjau lokal untuk memahami konteks bahasa serta tren judi online di Indonesia yang terus berubah.

Namun, publik kini menunggu apakah peringatan keras dari Meutya Hafid ini akan membuahkan hasil signifikan dalam menurunkan angka paparan judi online di tanah air.