Beranda Nasional YLBHI Ungkap Dugaan Pengintaian Terhadap Aktivis Andrie: Semua Terekam CCTV

YLBHI Ungkap Dugaan Pengintaian Terhadap Aktivis Andrie: Semua Terekam CCTV

YLBHI Ungkap Dugaan Pengintaian Terhadap Aktivis Andrie: Semua Terekam CCTV

Dermayu Post – Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Muhammad Isnur, mengungkapkan temuan mengejutkan terkait dugaan pengintaian yang dialami oleh aktivis Andrie selama beberapa hari terakhir. Dalam sebuah konferensi pers yang digelar pada Jumat (13/3/2026), Isnur menyatakan bahwa pergerakan Andrie telah dipantau secara intensif oleh pihak yang belum diidentifikasi secara resmi.

Menurut penelusuran tim YLBHI, Andrie dibuntuti mulai dari kediaman pribadinya, tempat tinggal sementara (mess), hingga ke berbagai lokasi yang dikunjunginya. Isnur menegaskan bahwa aksi pengintaian ini bukan sekadar dugaan, melainkan didukung oleh bukti visual yang kuat.

“Kami menelusuri beberapa hari ini Andrie diintai dari rumahnya, dari mess-nya, tempat-tempat berkunjungnya. Kemarin seharian dari Celios (Center of Economic and Law Studies) sampai YLBHI sudah diikuti,” ujar Isnur dalam pernyataannya. “Orang-orangnya jelas, semua terekam CCTV.”

Isnur menambahkan bahwa YLBHI tidak akan tinggal diam jika pihak kepolisian lambat dalam menangani kasus ini. Ia menekankan bahwa perlindungan terhadap pembela Hak Asasi Manusia (HAM) merupakan isu yang dipantau secara internasional oleh para pelapor khusus (Special Rapporteurs).

Fenomena ini, menurut Isnur, menambah daftar panjang aksi intimidasi atau chilling effect yang menargetkan aktivis hingga pemengaruh (influencer) di Indonesia. Ia mencatat adanya tren peningkatan serangan terhadap:

Pembela HAM dan Lingkungan

Pegiat Anti-Korupsi

Dalam kurun waktu 20 tahun terakhir, YLBHI mengamati adanya eskalasi serangan yang semakin brutal dan tidak berperikemanusiaan terhadap para aktivis. Isnur mengkhawatirkan jika teror-teror seperti ini tidak segera diungkap dan ditindak tegas, maka ruang demokrasi di Indonesia akan semakin terancam.

“Serangan ini terus meningkat, semakin kejam cara-caranya, semakin biadab. Teror itu kalau tidak diungkap akan terus menghantui kita,” tutupnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan pernyataan resmi terkait laporan dugaan pengintaian tersebut.