Beranda DERMAYU HARI INI H. Abdul Kodir, Paralegal Kantor Hukum Toni RM, Resmi Maju di Pemilihan Kuwu PAW Desa Kaplongan

H. Abdul Kodir, Paralegal Kantor Hukum Toni RM, Resmi Maju di Pemilihan Kuwu PAW Desa Kaplongan

H. Abdul Kodir, Paralegal Kantor Hukum Toni RM, Resmi Maju di Pemilihan Kuwu PAW Desa Kaplongan

INDRAMAYU, DermayuPost.com – Peta persaingan dalam Pemilihan Kuwu Pengganti Antar Waktu (PAW) Desa Kaplongan, Kecamatan Kedokanbunder, Kabupaten Indramayu kini semakin mengerucut. Salah satu sosok yang resmi menyatakan diri maju dalam kontestasi tersebut adalah Abdul Kodir, seorang paralegal yang selama ini aktif di Kantor Hukum Toni RM, S.H., M.H. Minggu (6/4/2026).

Langkah Abdul Kodir untuk terjun ke dunia birokrasi desa ini dinilai sebagai langkah strategis untuk membawa perubahan nyata melalui pendekatan yang tertib hukum dan transparan.

Berbekal Pengalaman Advokasi
Selama bergabung di tim hukum Toni RM, Abdul Kodir dikenal sering berinteraksi langsung dengan berbagai lapisan masyarakat dalam menangani berbagai persoalan hukum. Pengalaman lapangan inilah yang menjadi modal utamanya untuk memahami aspirasi warga Desa Kaplongan secara mendalam.

“Pengalaman sebagai paralegal memberikan sudut pandang penting mengenai bagaimana aturan harus ditegakkan demi keadilan masyarakat. Visi saya adalah membawa tata kelola Pemerintahan Desa Kaplongan yang lebih bersih, responsif, dan taat administrasi,” ungkap Abdul Kodir dalam satu kesempatan.

“Mendapat Dukungan Moril”
Pencalonan Abdul Kodir juga mendapat perhatian karena latar belakang profesionalnya. Dukungan dari rekan sejawat di dunia hukum terus mengalir, mengingat sosoknya dianggap memiliki integritas dan pemahaman regulasi yang mumpuni—kualitas yang sangat dibutuhkan untuk memimpin desa dalam skema Pengganti Antar Waktu (PAW).

Toni RM, selaku pimpinan kantor hukum tempat Abdul Kodir bernaung, selama ini dikenal sebagai pengacara yang vokal dalam memperjuangkan hak masyarakat. Hal ini diharapkan menjadi nilai tambah bagi Abdul Kodir dalam meyakinkan para pemegang hak suara bahwa ia mampu membawa kepemimpinan yang berani dan amanah.

“Fokus pada Transparansi dan Pelayanan”
Dalam bursa pencalonan ini, Abdul Kodir mengusung misi untuk memastikan program-program desa, baik dari sisi pembangunan infrastruktur maupun pemberdayaan ekonomi, berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku. Ia berkomitmen untuk meminimalisir celah penyimpangan dengan menerapkan sistem pengawasan yang lebih ketat.

Masyarakat Desa Kaplongan kini tengah mencermati profil para calon yang akan memimpin desa mereka. Kehadiran Abdul Kodir memberikan opsi pemimpin yang memiliki latar belakang kuat di bidang hukum, yang diharapkan dapat memberikan rasa aman dan kepastian bagi seluruh warga.